Tren Kripto Tahun Ini: 5 Aset Dunia Nyata yang Mendominasi!
BERITA
3w ago
Admin

Di tengah evolusi pasar kripto, aset digital yang terkait dengan aset dunia nyata (Real World Assets atau RWA) semakin menarik perhatian investor dan penggemar kripto.

Aset kripto RWA menawarkan stabilitas dan keamanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan aset kripto tradisional dan menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang mencari diversifikasi portofolio dan risiko yang lebih terkendali.


Ada 5 daftar aset kripto RWA berdasarkan kapitalisasi pasar di tahun 2024 menurut CoinGecko:

1. Ondo (ONDO)

Meraih posisi teratas dalam daftar lima besar kripto RWA di tahun 2024, Ondo dengan kapitalisasi pasar mencapai $1 miliar, mencatat pencapaian penting dalam upayanya untuk memdemokratisasi akses keuangan institusional.

Pemegang token ONDO memiliki kepercayaan untuk membentuk masa depan Ondo DAO, memberikan mereka hak-hak tertentu terkait dengan Flux Finance di bawah pengawasan Ondo DAO.

Sejak peluncurannya pada Januari 2024, ONDO telah mengalami peningkatan harga lebih dari 350%, mencerminkan minat yang meningkat terhadap keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan aset yang diberi token.

Kenaikan harga ONDO terjadi seiring dengan langkah besar dari BlackRock, perusahaan manajemen aset terbesar di dunia, memasuki ranah blockchain dengan menawarkan dana token di Ethereum, yang mengakibatkan peningkatan signifikan pada harga berbagai token Real World Asset (RWA).


2. MANTRA (OM)

Dengan kapitalisasi pasar sebesar $480 juta, MANTRA menegaskan posisinya sebagai Blockchain Layer 1 yang menekankan keamanan dan kemampuan untuk mematuhi serta menegakkan persyaratan regulasi dunia nyata.

Dirancang untuk Institusi dan Pengembang, MANTRA menyediakan Blockchain tanpa izin untuk aplikasi yang memerlukan izin, menawarkan solusi inovatif di tengah tuntutan keamanan dan regulasi yang ketat.

Baru-baru ini, MANTRA berhasil menyelesaikan putaran pendanaan sebesar $11 juta, dengan Shorooq Partners memimpin jalannya.

Shorooq Partners selaku investor ventura dan teknologi terkemuka di kawasan MENA, bergabung dengan investor kunci lainnya termasuk Three Point Capital, Forte Securities, Caladan, Virtuzone, Hex Trust, Token Bay Capital, GameFi Ventures, Mapleblock, Fuse Capital, dan 280 Capital.


3. Polymesh (POLYX)

Dengan kapitalisasi pasar sebesar $475 juta, Polymesh menandai keberhasilannya sebagai blockchain berizin tingkat institusional yang dirancang khusus untuk aset teratur.

Polymesh menyederhanakan proses dan membuka pintu bagi instrumen keuangan baru dengan mengatasi tantangan infrastruktur publik terkait tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian.

POLYX digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta berpartisipasi dalam tata kelola.


4. Centrifuge (CFG)

Dengan kapitalisasi pasar sebesar $440 juta, Centrifuge menegaskan perannya sebagai protokol pembiayaan aset terdesentralisasi.

Centrifuge menghubungkan keuangan terdesentralisasi (DeFi) dengan aset dunia nyata (RWA), sambil berupaya menurunkan biaya modal bagi usaha kecil dan menengah (UKM) serta menyediakan sumber pendapatan yang stabil bagi investor.

Tujuan utama proyek ini adalah menghasilkan keuntungan yang tidak terkait dengan aset kripto yang mudah berubah dan para pengembang berupaya mentransfer nilai moneter real dari fiat ke mata uang kripto.


5. Pendle (PENDLE)

Dengan kapitalisasi pasar sebesar $345 juta, Pendle menandai inovasinya dalam protokol yang memungkinkan tokenisasi dan perdagangan hasil masa depan.

Melalui penciptaan AMM inovatif yang mendukung aset dengan penurunan nilai waktu, Pendle memberikan pengguna lebih banyak kendali atas hasil masa depan dengan menyediakan opsi dan peluang untuk pemanfaatannya.


*Disclaimer: Perdagangan Aset Kripto adalah aktivitas perdagangan yang berisiko tinggi dan berpotensi menyebabkan kerugian. Dengan melakukan perdagangan aset kripto berarti nasabah sudah mengetahui ada unsur resiko di dalam aktivitas tersebut. Diharapkan pengguna untuk melakukan riset dan analisa dengan baik terlebih dahulu karena harga aset kripto bersifat fluktuatif. NagaExchange tidak memaksa pengguna untuk membeli dan menjual aset kripto. Semua aktivitas perdagangan aset kripto merupakan keputusan individu oleh pengguna.*