Top 3 Negara Yang Memiliki Bitcoin Terbanyak
INFORMASI
6mos ago
Admin

Seiring berjalannya waktu, beberapa organisasi telah menyertakan Bitcoin dalam neraca keuangan mereka.

Salah satu yang paling mencolok adalah perusahaan intelijen bisnis MicroStrategy yang berhasil mengumpulkan 129.218 BTC setelah pertama kali berinvestasi dalam cryptocurrency pada Agustus 2020.

Michael Saylor selaku CEO perusahaan, telah berkomitmen untuk mempertahankan strategi Bitcoin perusahaan bahkan dalam pasar beruang dan menyatakan bahwa MicroStrategy berencana untuk menahan BTC "melalui kesulitan".

Pada awal 2021, kemungkinan karena pengaruh Saylor, produsen mobil listrik Tesla juga berinvestasi dalam Bitcoin dan menghabiskan USD 1,5 miliar untuk membeli 43.200 BTC.

Selain itu, ada beberapa perusahaan lain yang tercatat memiliki Bitcoin dalam neraca mereka menurut laporan dari situs web Bitcoin Treasuries.

Beberapa diantaranya adalah Core Scientific, BTC Miner Marathon Digital Holdings, Square (perusahaan fintech), Coinbase (pertukaran kripto), dan Galaxy Digital (perusahaan investasi kripto).

Di sisi perusahaan swasta, ada beberapa yang memiliki jumlah BTC terbesar, seperti perusahaan di balik perangkat lunak EOSIO, Block.one yang memiliki 140.000 BTC, Tezos Foundation dengan 17.500 BTC, dan Stone Ridge Holdings Group dengan 10.000 BTC. MassMutual juga memiliki jumlah yang signifikan, yaitu 3.500 BTC.

Dari total keseluruhan, perusahaan swasta dilaporkan memiliki total 202.068 BTC.

Berikut merupakan 3 Negara dengan Bitcoin terbanyak:

1. Pegawai Negeri Ukraina melaporkan kepemilikan individu sebanyak 46.351 BTC pada 5 April 2021 sebagai persyaratan pengungkapan properti yang dikenakan pada pejabat publik.

2. El Salvador memegang Bitcoin paling banyak dengan 2.301 BTC setelah mengadopsi cryptocurrency sebagai alat pembayaran yang sah pada September 2021.

Mereka juga berinvestasi didalamnya untuk menciptakan Kota Bitcoin dengan menggunakan kekuatan gunung berapi.

3. Finlandia memiliki 1.981 BTC yang disita selama investigasi kriminal pada April 2022, yang direncanakan akan dilelang pada akhir tahun.

(Sumber: Liputan6)


*Disclaimer: Konten ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pembaca bukan bermaksud perintah untuk jual/beli aset kripto. Segala keputusan investasi atau trading harus merupakan keputusan dan tanggung jawab pembaca. Do Your Own Research (DYOR).*