Gara-Gara Elon Musk, Harga Bitcoin Anjlok Ke US$26.000
BERITA
9mos ago
Admin

Pada Kamis malam (17/8/2023) di AS atau Jumat pagi (18/8/2023) di Asia, nilai Bitcoin secara tiba-tiba menurun.

Harganya merosot sekitar 9% hingga mencapai kisaran US$ 26.000 (sekitar Rp 399,6 juta).

Penurunan drastis ini terjadi beberapa jam setelah laporan The Wall Street Journal menyebutkan bahwa SpaceX, perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk, mencatatkan penurunan nilai aset Bitcoin sebesar US$ 373 juta selama tahun 2021 dan 2022.

Selain itu, perusahaan antariksa ini juga dilaporkan telah menjual sejumlah mata uang virtual tersebut.

Pada tahun 2022, Elon Musk sebagai CEO Tesla, mengumumkan penjualan sekitar 75% dari aset Bitcoin setelah menginvestasikan US$ 1,5 miliar.

Elon Musk sendiri dikenal sebagai pendukung kuat mata uang kripto.

Ia kerap kali mengirimkan postingan tentang beberapa altcoin di platform X, sosial media yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter dan dampaknya terlihat pada kenaikan nilai mata uang kripto tersebut.

Pada sebuah konferensi tahun 2021, Musk mengungkapkan, "Apabila harga Bitcoin mengalami penurunan, saya akan mengalami kerugian finansial. Meskipun saya mungkin akan mendorong kenaikan nilainya, saya tidak akan melakukan penjualan masif".

Sebelumnya, Bitcoin telah menghadapi tekanan setelah Federal Reserve merilis hasil pertemuan kebijakannya pada bulan Juli.

Pada hari Kamis, nilai mata uang kripto ini merosot hingga mencapai level terendah dalam hampir dua bulan.

Dalam hasil pertemuan tersebut, Pejabat Federal Reserve memberikan peringatan mengenai risiko kenaikan inflasi yang berpotensi memicu peningkatan suku bunga.

Pada kesempatan tersebut, Federal Reserve telah meningkatkan suku bunga acuannya menjadi yang tertinggi dalam lebih dari 22 tahun.

Pasar sebelumnya mengantisipasi bahwa bank sentral tidak akan melakukan langkah serupa terkait suku bunga pada tahun itu.

Sebagai dampak respons, pasar saham mengalami penurunan selama dua hari berturut-turut pada hari Rabu dan imbal hasil dari obligasi AS dengan tenor 10 tahun mencapai level penutupan tertinggi sejak tahun 2008.

Tidak hanya Bitcoin, beberapa aset kripto utama berdasarkan kapitalisasi pasar, termasuk koin BNB Binance, XRP Ripple, Solana, dan Polygon, mengalami penurunan lebih dari 3% pada hari Kamis. Nilai Ethereum bahkan turun sebesar 4%.

Sumber: Beritasatu


*Disclaimer: Konten ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pembaca bukan bermaksud perintah untuk jual/beli aset kripto. Segala keputusan investasi atau trading harus merupakan keputusan dan tanggung jawab pembaca. Do Your Own Research (DYOR).*