Rahasia Dibalik Kehilangan US$400 Juta di FTX Mulai Terkuak
BERITA
4mos ago
Admin

Setelah mengajukan kebangkrutan pada November 2022, FTX mengalami peretasan yang akhirnya mulai membawa kabar baik.

Dokumen yang diajukan di Pengadilan Distrik Washington, D.C., menyebut istilah "Victim Company-1," yang diyakini merujuk pada FTX, dengan dukungan analisis dari Elliptic dan laporan Bloomberg.

Dalam dokumen tersebut diungkapkan bahwa peretasan senilai US$400 juta terhadap FTX dilakukan oleh Robert Powell, Carter Rohn, dan Emily Hernandez.

Mereka menggunakan taktik serangan pertukaran SIM, mencuri identitas 50 korban, dan meyakinkan penyedia layanan telekomunikasi untuk memindahkan nomor telepon korban ke ponsel mereka.

Dengan menguasai nomor-nomor tersebut, ketiganya berhasil mencuri aset digital.

Pada tanggal 11 dan 12 November 2022, Hernandez diduga menyamar sebagai karyawan FTX, sementara Powell berhasil mendapatkan akses ke akun AT&T FTX.

Hal ini memungkinkan Powell "mentransfer lebih dari $400 juta dalam mata uang virtual" dari dompet kripto FTX.

Sebagian dana yang dicuri dikirim ke bursa kripto Kraken tidak lama setelah peretasan.

Nick Percoco selaku kepala petugas keamanan Kraken mengidentifikasi pengguna yang terlibat melalui platform media sosial X.

Selanjutnya, para peretas memindahkan dana tersebut melalui berbagai jembatan dan blockchain untuk mencuci kripto yang dicuri.

Pembajakan SIM melibatkan pengambilalihan nomor telepon seseorang, meminta dukungan pelanggan operator seluler untuk memindahkan nomor tersebut ke kartu SIM yang mereka kendalikan.

Dengan menguasai SIM tersebut, peretas dapat mengakses berbagai akun online korban, termasuk rekening bank, akun media sosial, dan email.


Sumber: Coinvestasi


*Disclaimer: Perdagangan Aset Kripto adalah aktivitas perdagangan yang berisiko tinggi dan berpotensi menyebabkan kerugian. Dengan melakukan perdagangan aset kripto berarti nasabah sudah mengetahui ada unsur resiko di dalam aktivitas tersebut. Diharapkan pengguna untuk melakukan riset dan analisa dengan baik terlebih dahulu karena harga aset kripto bersifat fluktuatif. NagaExchange tidak memaksa pengguna untuk membeli dan menjual aset kripto. Semua aktivitas perdagangan aset kripto merupakan keputusan individu oleh pengguna.*