Sejarah Dan Perkembangan Cosmos (ATOM) Hingga Saat Ini
ASET KRIPTO
6mos ago
Admin

Cosmos (Atom) merupakan kripto yang memfasilitasi pertukaran informasi dan transaksi antar-platform blockchain yang berbeda.

Proyek ini membuka kemungkinan bagi berbagai jenis blockchain untuk berinteraksi dan saling berbagi data dengan lancer serta mendorong kemajuan interoperabilitas di antara ekosistem blockchain yang terpisah.

Visi Cosmos adalah menciptakan internet terdesentralisasi yang efisien dan terhubung.


Sejarah dan Perkembangan Cosmos Atom:

1. Pengembangan Awal (2014-2017):

Ide Cosmos diusulkan oleh Jae Kwon pada tahun 2014. Kemudian, pada tahun 2017, Jae Kwon bersama Ethan Buchman mendirikan Tendermint Inc., sebuah perusahaan yang bertujuan untuk mengembangkan teknologi blockchain yang menjadi landasan untuk Cosmos.

2. Pendanaan dan Pertumbuhan (2017-2019):

Pada tahun 2017, Cosmos melakukan penjualan token untuk mendanai pengembangan platform ini. Dana yang terkumpul signifikan dan membantu mendorong pengembangan selanjutnya. Tendermint Inc. fokus pada implementasi protokol Tendermint Core dan Cosmos SDK, yang menjadi fondasi dari ekosistem Cosmos.

3. Peluncuran Cosmos Hub (2019):

Cosmos resmi meluncurkan jaringan utamanya, Cosmos Hub, pada Maret 2019. Cosmos Hub menjadi inti dari ekosistem ini dan berfungsi sebagai titik pusat untuk menghubungkan berbagai blockchain yang ada.

4. Interoperabilitas Antar Blockchain (2019-2021):

Setelah Cosmos Hub diluncurkan, proyek ini terus mengembangkan kemampuan untuk berinteraksi antar-blockchain, memungkinkan pertukaran aset dan komunikasi yang lebih baik antara berbagai blockchain. Inisiatif ini menjadikan Cosmos sebagai salah satu proyek terdepan dalam mendorong interoperabilitas blockchain.

5. Peningkatan dan Pengembangan Ekosistem (2021-sekarang):

Pasca-peluncuran Cosmos Hub, pengembangan berkelanjutan dan pembaruan terus dilakukan untuk meningkatkan performa dan keamanan sistem. Cosmos terus memperluas ekosistemnya dengan memperkenalkan aplikasi dan layanan baru yang mengoptimalkan teknologi dan potensi interoperabilitas. Atom (ATOM) berperan sebagai token utama dalam ekosistem Cosmos dan memiliki fungsi krusial dalam menjalankan berbagai operasi, termasuk partisipasi dalam jaringan, mengamankan sistem, dan pengambilan keputusan terkait protokol.


*Disclaimer: Konten ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pembaca bukan bermaksud perintah untuk jual/beli aset kripto. Segala keputusan investasi atau trading harus merupakan keputusan dan tanggung jawab pembaca. Do Your Own Research (DYOR).*